jump to navigation

Rossi : Marquez Membuat Kesalahan April 20, 2015

Posted by Sofyan in Uncategorized.
Tags: ,
trackback

marc crash vs rossiDari 110 kemenangan di GrandPrix, ini adalah salah satu drama kemenangan GrandPrix yang Rossi alami disepanjang karir balapnya… Battle wheel to wheel dengan seorang Marquez yang menciptakan Gap hingga 4 detik, Marquez sudah memimpin jauh didepan dengan pilihan kompon ban keras di depan dan belakang pada motornya… Sementara Rossi memilih kompon ban keras dibagian depan dan ekstra keras pada kompon ban bagian belakang. Pemilihan ban yang dilakukan Rossi, adalah pemilihan ban yang sangat krusial setelah melewati tiga sesi Free Practice… Dari semua kompon ban, hanya kompon ban ekstra keras yang dianalisa sanggup bertahan hingga lap akhir… Tepat kiranya analisa yang dilakukan oleh Rossi dan Tim Pabrikan Yamaha… Hingga saat race berlangsung, mengetahui Gap yang terjadi dengan Marquez dapat dipangkas, Rossi berpendapat sangat kecil kesempatannya untuk bisa memenangi race ini.

“Ketika melihat Marquez sedikit kesulitan dengan kondisi ban kerasnya, saya merasa ada sedikit kesempatan untuk bisa meng-overtake Marquez… Karena di gap dua detik terakhir, motor saya baru bisa mencapai kecepatan yang saya inginkan dan kecepatannya pun sangat baik”… Jawab Rossi.
Di dua belas lap terakhir, rupanya kondisi kompon ban sangat mendukung Rossi… Memulai race dari grid ke delapan, Rossi sempat bersenggolan dengan Iannone saat memasuki tikungan awal… Namun daya cengkram ban masih sanggup menapak dipermukaan aspal… Hingga Rossi sanggup melewati satu persatu rider yang ada di depannya. Mendekati Marquez, yang sudah diuntungkan sejak awal race dan melesat jauh di depan… Rossi harus melakukan battle dengan Marquez dan sanggup melewati Marquez. Memasuki tikungan ke lima, di bawah pengereman yang cukup dalam, Rossi mulai memacu laju sang M1… Hingga Rossi dan Marquez terlibat aksi overtake… Namun saat motor Rossi sudah ada di depan Marquez, Marquez secara konstan berusaha menutup jalur balap Valentino Rossi… Marquez cenderung terlambat dan terlalu beresiko melakukan aksi ini dalam jarak yang sangat berdekatan.

Hingga akhirnya, ban depan RC213V milik Marquez mencium ban belakang YZR-M1 milik Rossi… Hasilnya, Marquez pun harus mencium aspal panas setelah kuda besinya terlebih dulu menggores badan aspal tersebut… Disaat yang bersamaan, Race Director pun menyatakan dan mengkonfirmasi bahwa, kejadian overtaking dan crash tersebut tak ada aksi atau faktor kesengajaan… Itu murni, faktor kecelakaan dalam balapan.
“Saya pikir, itu kejadian yang sangat memalukan bagi Marquez… Dia seorang rider yang dipastikan bisa mendapatkan segalanya atau bahkan tidak sama sekali… Jelas Marquez membuat satu kesalahan fatal… Saya tau sejak dari sesi Free Practice, pemilihan ban keras tidak akan bisa bertahan lama di atas permukaan aspal seperti sirkuit ini… Itu sebabnya, saya memilih kompon ban ekstra keras untuk ban belakang saya”… Jawab Rossi. “Saya juga tau, kalau Marquez menyadari bahwa saya telah meng-overtaking dirinya… Hingga Ia mencoba segala cara untuk menutup laju motor saya… Dan bagi saya, yang dilakukannya itu justru sangat berlebihan bagi dirinya… Saya tak berpikir rider seperti Marquez itu takut akan kejadian seperti ini… Atau hasil yang buruk ini, mungkin nanti akan bisa merubah sikap dan tingkah lakunya di lintasan”… Komentar Rossi berlanjut.

“Yang paling penting adalah, kita sebagai rider bagaimana caranya mendemonstrasikan aksi kita di lintasan agar bisa menjadi rider yang kuat… Dan semoga Ia bisa melakukan aksi demonstrasi itu di lintasan… Karena Marquez adalah rider yang fantastik sekaligus rider yang membuat Pole Position… Saya rasa dia mengetahui itu, dan saya berharap bisa berdemonstrasi dengannya di setiap race yang berlangsung”… Jawab seorang Valentino Rossi. “Pada saat Marquez menyenggol motor saya pada saat memasuki tikungan, saya berpikir ‘siaaalll’ rupanya dia agresif juga… Tapi saya tak mempermasalahkan hal itu… Saya hanya terus berusaha memacu motor saya hingga mencapai tikungan yang memerlukan pengereman yang keras dan dalam, disitulah saya bisa meng-overtake Marquez… Tapi sekali lagi, dia telah berbuat satu kesalahan, dan itu terlambat untuk dia lakukan… Tapi terus terang, itu adalah battle yang luar biasa dari seorang Juara seperti Marc”… Ucap Rossi lagi. “Saat menggunakan Seragam Bola Tim Nasional Argentina dengan nomor 10, itu adalah nomor seorang legenda Argentina, Maradona… Siapa yang tak kenal Maradona… Itu sekaligus, motivasi bagi diri saya untuk dapat menjadi Juara dunia yang kesepuluh kalinya… Iya semoga saja, walau seri balapan masih panjang, namun hal ini sangat membangkitkan semangat saya untuk bisa terus berkarir di MotoGP”… Ungkap Valentino Rossi. Battle sengit yang terjadi terhadap Marquez, pernah juga dilakukan oleh Valentino Rossi disepanjang 20 tahun karir balapnya di MotoGP… Mereka yang pernah terlibat Battle Wheel To Wheel secara sengit dengan Rossi adalah, Max Biaggi, Sete Gibernau, Casey Stoner dan Jorge Lorenzo… Tapi siapa sangka jika Battle dengan Marc Marquez ini membuat Marquez harus mencium aspal… Dikonfirmasikan, bahwa mereka yang pernah terlibat battle dengan Valentino Rossi menganggap bahwa kejadian tersebut sebagai ‘shocktherapy’ yang sedikit mengguncang faktor psikologi seorang rider… [El]

Comments»

No comments yet — be the first.

Silahkan berkomentar yang santun

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: