jump to navigation

Rossi Merasa Seperti Juara May 17, 2011

Posted by Muhardi Deviko Putra in Valentino Rossi News.
Tags: ,
trackback

image source : AFP/DAMIEN MEYER

LE MANS — Valentino Rossi senang bukan kepalang dengan hasil GP Perancis, Minggu (15/5/2011). Penantiannya selama ini akhirnya terwujud, di mana untuk pertama kalinya sepanjang karier dia bisa naik podium bersama Ducati.

Saya sangat senang karena podium pertama dengan Ducati menimbulkan emosi yang luar biasa, terutama karena saya datang ke sana setelah mengalami sebuah periode yang sulit.
— Valentino Rossi

Memang, “The Doctor” pantas merayakan kesuksesan kecil tersebut karena dia dan Ducati tidak menjadi favorit pada musim 2011. Ini lantaran performa Desmosedici GP11 yang jauh dari harapan karena kalah bersaing dengan para rivalnya dari tim Honda dan Yamaha. Apalagi, kondisi fisiknya juga tidak menunjang pascaoperasi bahu bulan November tahun lalu.

Namun, dalam balapan selama 28 lap di Sirkuit Le Mans, Perancis, Rossi menunjukkan penampilan yang sangat impresif dan fantastis. Start dari urutan sembilan, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut secara perlahan merangsek ke depan dan sempat berada di urutan kedua sebelum dikalahkan oleh pebalap Repsol Honda, Andrea Dovizioso, pada beberapa lap terakhir. Ini juga kekalahan kedua Rossi dari Dovizioso setelah di GP Portugal awal bulan ini pun dia dikalahkan menjelang masuk garis finis dalam perebutan posisi keempat.

“Saya sangat senang, podium pertama dengan Ducati menimbulkan emosi yang luar biasa, terutama karena saya datang ke sana setelah mengalami sebuah periode yang sulit ketika kami banyak berjuang untuk mengatasi kondisi fisikku dan juga harus bisa lebih memahami motor,” ujar pebalap berusia 33 tahun tersebut.

“Tetapi, ini menjadi semakin baik dan balapan pada hari ini sangat menyenangkan. Saya melakukan start dengan cukup bagus, beberapa kali menyalip lawan, dan saya terlibat pertarungan dengan Dovi dan (Jorge) Lorenzo. Kami memiliki pengesetan yang berbeda dan saya lebih cepat dari mereka pada sisa akhir pekan ini.”

“Pada akhirnya menyenangkan karena saya melakukan beberapa lap dengan baik untuk bertarung dengan Jorge dan saya bisa melewatinya. Kemudian, ketika Dovi datang, ada pertarungan lain lagi dengannya.”

“Kami sedang berada di jalur yang bagus, tetapi pada beberapa tempat kami masih banyak kehilangan. Ketika saya berusaha menyalip Dovi, saya pikir itu adalah lap terakhir, tetapi ternyata masih ada satu lagi, saya tidak yakin. Namun, memang ini sulit dan selamat buat Dovi.”

Meskipun gagal menjadi nomor dua, Rossi tetap bahagia. Bahkan, di podium, mantan pebalap Honda dan Yamaha tersebut merayakannya sama seperti seorang yang baru menjadi pemenang.

“Tempat ketiga ini tentu saja tidak seperti seorang pemenang, tetapi mirip,” ujarnya.

sumber : olahraga.kompas.com

Ditulis ulang oleh :

Azuma Hikaru

Comments»

1. rullynova - May 17, 2011

Yo’i mbak bro tumben tropy ke 3 dicium biasanya pas podium 1 aja :*

Like

ian egx - May 18, 2011

Sepertinya usaha Rossi gak sia2 mabro mengulik kuda besinya “DUCATI” yang dibeberapa race lalu sempat kewalahan dg saingannya, terlebih stamina nya yang kurang fit. Dan seperti kita ketahui pula bahwa Rossi bukan cuma penunggang biasa, melainkan dia pun punya jiwa mekanik yang akhirnya mampu memodifikasi kuda besinya seperti kasus Yamaha dulu.

Makanya kebahagiaan yg dialami beliau bukan karena pertama kalinya naik podium di musim ini aja melainkan dia seperti merasa berhasil mengulik kuda besinya, itu opini saya loh hehehe…

Like

2. devita gombez - May 18, 2011

bro..it`s cool..really,i like it

Like


Silahkan berkomentar yang santun